Uncategorized

Cukup sekali saja

Beberapa hari yang lalu ada seseorang yang datang ke hostel mencariku. Jadi ceritanya aku kopdaran dengan teman Korea yang aku kenal di Jakarta. Sebelumnya kami sudah bikin janji jauh-jauh hari untuk sekedar makan malam di sela-sela jadwalnya yang padat merayap untuk menjamu teman dari Jakarta

Siang sebelum makan malam aku ditanyain maunya makan apa. Aku bilang aja apa aja boleh asal ga pake daging B2. Aku dikasih pilihan diantara korean style beef barbecue, sashimi dan pastar (atau pasta?) mana yang lebih disuka. Aku lebih memilih Korean Style Beef Barbeque, bayanganku ini jenis masakan yang pernah aku lihat di program wisata kulinernya Pak Bondan Winarno Maknyuuus ato yang kayak aku lihat di drama korea

Dari hostel kami berjalan kaki sekitar beberapa menit, lumayan jauh untuk ukuranku yang jarang jalan kaki. Kemudian masuklah kami ke restoran korea yang berlokasi diantara pusat keramaian. Interiornya khas korea, ya iyalah masak ala jawa. Di dalamnya banyak terdapat muda-mudi dan orang-orang kantoran yang menghabiskan waktu pulang kerja di restoran untuk nongkrong atau rapat atau company dinner atau hoesik (ga bisa ngetik hangeul di marih).

Seperti yang udah dijanjiin sebelumnya, kami memesan menu beef barbeque ala korea tanpa b2 lengkap dengan kawan-kawannya. Tapi yang dibawain malah daging sapi merah dan b2, hiaaaa.. Trus langsung ditukar lagi dagingnya, diganti dengan daging sapi segar.


Beberapa saat kemudian satu-persatu menu masakan dihidangkan ke meja kami. Pertama-tama datang sebotol termos berisi air putih dingin, 3 buah gelas perorang untuk masing-masing jenis minuman, kemudian kimchi dan kawan-kawannya, daun-daunan, pemanggang daging dan arang, daging merah dan 3 botol minuman.



Yep, minuman!! 3 botol pula!! Aku sih nyantai aja, ini minuman pasti bukan buatku, karena minuman favoritku cuma air putih aja. Tapi ternyata setelah gelasnya datang, aku dituangin segelas kecil salah satu minuman botolan itu. Waaaaa iki uopo toh??

Ke-3 botol minuman tersebut ternyata adalah soju, maekju mereknya hite, dan satu lagi gwail sul atau minuman beralkohol atau fermentasi dari buah mereknya aku ga tau, dengan kadar alkohol yang lebih rendah dibandingkan dengan minuman yang lain. Teteup aja minuman ini terlalu keras buatku. Ini pertama kalinya aku minum. Tapi untuk menghargai orang yang sudah mengundangku akhirnya aku minum segelas gwail sul yang udah dituangkan ke gelasku. Aku icip-icip dulu rasanya, sedikit demi sedikit aku minum, ga bisa langsung glek diminum sampai habis. Rasanya, beuuuuuhhh.. Ga enak hehe.. Butuh waktu sekitar seperempat sampai setengah jam untuk menghabiskan segelas kecil minuman itu.

Trus setelah minuman di gelasku habis, langsung dituang lagi. Aku diamkan untuk beberapa saat. Sambil melanjutkan makan lagi. Disuruh diminum lagi, ya udah terpaksa aku minum. Katanya ga sopan kalo menolak tawaran dari orang. Gelasnya abis, diisi lagi, dan begitu seterusnya.

Setelah daging sapinya habis, aku dipesankan lagi makanan berkuah sejenis ramyon tapi bentuknya kayak soun. Saat makan ramyeon kepalaku udah mulai pusing dan mata mulai kriyep-kriyep pandangan berkunang-kunang serasa bumi bergoyang. Inikah yang namanya mabok?? Pas aku lihat botolku, ternyata isinya sudah habis, tersisa sedikit. Waduh sebanyak inikah aku minum



Mabok ini rasanya kayak ini toh, kayak yang di pelem-pelem. Rasanya aku pengen menjatuhkan kepalaku ke meja di depanku, tapi sayangnya ada arang panas yang siap membakar kepalaku kalo sampe aku ga kuat menegakkan kepala.


arang panas

Setelah makannya selesai kami siap-siap untuk cabut, aku harus konsentrasi mengumpulkan keseimbangan buat bangun dan jalan keluar dari restoran. Jalan pelan-pelan kayak keong, akhirnya aku selamat sampai hostel hehe. Niatnya mau coba-coba tapi kebanyakan hhehe..

Sekian reportase-ku dari Seoul..

Seoul, 17 Mei 2012
Jam 12.42

Bijo yang mulai kangen rumah

Advertisements

54 thoughts on “Cukup sekali saja”

  1. debapirez said: O…jd si Mr.X yg diceritain kmrn dia toh. sikat aja Rika…brarti kalau mau kesana kudu survey dl spy ga salah pilih ya…

    Bukaaaaan!!

  2. firstychrysant said: Harusnya ya Ka, lo mabok beneran trus lo muntahin pakaiannya si oppa…. Naahhh ntar lo di gendong di punggung tuhhh… hahahha*dramakorean.mode.on

    hadoh, membayangkannya saja saia tidak berani..gawat juga yak kebanyakan nongton drama korea, daya hayalnya tinggi wakakakak..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s