Uncategorized

Mengejar Dosen

ImageBijo mejeng di Level 2 Sir Llew Edward Building (ICTE-UQ)

 

Duh judulnya nggak enak banget, main kejar-kejaran, sama dosen lagi. Gara-gara belajar di Australia 2 bulan yang lalu, saya jadi mengulang 1 mata kuliah di semester depan. Gpp sih, yang penting saya udah ngerasain belajar di University of Queensland, Alhamdulillah 🙂

Jadi ceritanya sebelum berangkat ke Australia itu saya masih rajin masup kuliah dan ambil beberapa mata kuliah di kampusku yang beneran di sini. Sebelum berangkat saya sudah menunaikan kewajiban masup kelas sebanyak jumlah minimal sebagai persyaratan mengikuti UAS, saya juga udah ikut UTS, tugas-tugas kuliah juga udah saya kerjakan. Saya juga udah bikin surat permohonan untuk mengikuti UAS susulan yang ditandatangani oleh kepala bagian Kepegawaian di kantor dan mengirimkan langsung kepada Kepala Jurusan dan Asisten Direktur sebelum cuss ke Australia.

Jadi beres donk utangku, sekarang saya tinggal minta hak saya untuk ikut UAS susulan dan Alhamdulillah udah dibantu dibuatkan surat pengantar oleh ibu Kajur, makasih ya Bu. Sekarang saya harus mengejar dosen untuk minta jadwal UAS susulan. Tapi ternyata mengejar dosen itu susah, saya udah kirim email dan attachment surat pengantar ke semua dosen serta mengirimkan sms (bukan telepon) permohonan mengikuti UAS Susulan. Dan saya juga harus bekerja seharian dan baru sampai di kampus jam 17.30an, dan harus masup kelas juga, belum sempat nemuin dosen yang lain. Minggu depan saya mulai ngejar lagi.  

Baru 1 dosen yang saya temui dan naga-naganya beliau tidak mengizinkan saya untuk mengikuti UAS susulan. Yasudahlah, saya terima aja, berarti lewat 1, dan saya harus mengulang di semester depan. Tinggal 3 dosen lagi yang belum saya temui langsung, saya ga berharap banyak, yang penting udah usaha. Semoga mereka mau memberikan saya kesempatan buat UAS susulan. #ngarep

This is about time and money. Saya mulai panik apakah semester depan bisa menyelesaikan sisa mata kuliah yang belum diambil atau enggak. Masak iya kuliah S1 Ekstensi aja sampe 2,5 tahun, kapan saya ngambil beasiswa S2 nih.  Beda banget manajemen kampusku yang di sini sama di Oz, staf dan pengajarnya itu cepat tanggap kalo ada mahasiswa yang membutuhkan bantuan. Wah jadi kangen sama staf dan pengajar di UQ,  Michael, Vicki, Jonathan, Damien, Rossi, Linda & Renne.

Tujuanku lanjut kuliah pan buat nyari beasiswa S2 (tapi dulu). Dulu saya ngincer beasiswa S2 di Korea (Yonsei University) ambil jurusan Korean Language and Literature, tapi sekarang saya pengennya di Oz aja dah (tapi kalo udah kawin), teteup haha.. Eh tapi kayaknya lebih seru mendampingi calon suami yang kuliah di luar negeri, kita ga usah repot-repot mikir dan belajar, bisa tinggal di LN gratisan haha.  Ada yang mau jadi pacar saya? Lhoooo!?

Advertisements

4 thoughts on “Mengejar Dosen”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s