Uncategorized

Kerja Paruh Waktu

Suatu hari, di kelas di Oz saya terlibat pembicaraan dengan seorang teman yang berasal dari Columbia dan China. Si teman Columbia ini seorang cowok, ganteng (penting ini haha) dan berprofesi sebagai corporate lawyer di negaranya. Si teman china berprofesi sama denganku. Kami merencanakan untuk nongkrong bareng pas wiken di salah satu restoran bersama dengan teman-teman lainnya, tapi setiap diajak si Sebastian (teman Columbia) ini ga bisa bergabung dengan kami. Setelah kami tanya apa alasannya, ternyata si Sebastian ini sibuk bekerja paruh waktu setelah pulang dari kampus dan setiap wiken.

Karena kepo saya pun tanya-tanya tentang kerjaan paruh waktu yang bisa dikerjakan di Oz dan gimana cara daftarnya. Hey, saya tertarik! Kebetulan saya punya waktu luang dan saya kepengen juga daftar kerja paruh waktu jadi apa aja. Tapiiiii… Saya lupa kalau saya ke sana bawa nama negara *jleb

Kata Sebastian, kita iperbolehkan bekerja disana kalau punya semacam NPWP dan rekening bank di sana, untuk visa saya nggak ngerti. Mungkin harus apply work and holiday visa atau student visa bisa juga? Entahlah.. Lumayan banget kan ya kalo kerja perjam dibayar 15-20 dolar, dikalikan aja 20 jam trus hasilnya dikalikan dengan kurs dolar Australia saat ini, lumayan banget buat modal jalan-jalan ke New Zealand atau ke Eropa haha.

Rata-rata teman-temanku yang belajar di sana pada bekerja paruh waktu. Kayak si Andy (orang vietnam) yang kerja jadi pelayan di restoran Vietnam, teman Thailand yang bekerja di restoran Thailand, sebastian yang bekerja jadi tukang bersih-bersih. Mereka memiliki kemauan (saya juga mau lho). Teman Thailandku ini kepengen melanjutkan sekolah perhotelan di Swiss, Sebastian kepengen traveling keliling Asia, aku pengen ke NZ dan Yurop *ngayal

Image

Anne dan delegasi dari Indonesia, China dan Myanmar

 

 

Advertisements

5 thoughts on “Kerja Paruh Waktu”

  1. Disini jg banyak studen yg kerja paroh waktu, biasanya yg basis yg sebulan dpt 450 euro, tp ada juga yang kerja penuh kalau jadwal kuliahnya ngga padat, temen itu diatas 1200 gajinya, kerjanya dr Rabu sampai jum’at.
    Disini anak2 yg sudah 13 thn sudah boleh kerja kecil2an yg cuma ya hari Sabtu doang masukkin koran iklan2 gitu, upahnya sebulan 90 euro.
    Anak teteh yg gede, kerja tiap sabtu doang, gajinya 400-an tuh 🙂

    1. Wuih gajinya menggiurkan, teh aku mau ngelamar kerja donnnk 😀
      Di sini yang lulus kuliah aja belum tentu gampang dapet kerjaan, apalagi yang masih kuliah atau sekolah..

      1. Disini mah anak sekolah atau yg kuliah bisa nyambi kerja paruh waktu, lumayan buat menambah uang saku atau buat mereka kuliah, biasanya anak 18 thn sudah pengen keluar dr rumah ortunya, 18 thn usia dewasa yg dianggap sudah bertanggung jawab atas semua sikap dan perilakunya. Kalau sudah keluar dr rumah ortu ya dia hrs bisa membiayai hidupnya sendiri, mereka cenderung lebih mandiri pd umumnya. Tp tergantung ortunya jg ya..ada jg yg tetap membantu secara finansial meski misah juga, tp biasanya anak2nya pd punya kerjaan sampingan gitu.
        Kaya kerja di McD.. Atau jd pelayan restoran/cafe.
        Tteh jg lg cari kerja yg paruh waktu nih, yg cuma dua apa tiga kali seminggu dan hanya 3 atau 4 jam doang hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s