Traveling

That Wow Feeling!

dscf4014
Seward

Hal apa yang bisa membuatkmu kagum sampai tak henti-hentinya bilang WOW! Kalo saya saat melihat pemandangan yang indah, saya bisa berkali-kali mengucapkan wow sambil membelalakan mata sampe nyaris keluar haha.

Semalam saya tertidur sambil memegang hape setelah kecapekan browsing tentang salah satu taman nasional yang menurut saya indaaaah banget! Lokasinya di Asia, tapi pemandangannya seperti di Selandia Baru yang menyajikan pemandangan lengkap berupa danau, rumput dan pegunungan dengan puncak diselimuti salju. Bedanya di Selandia Baru nggak ada ular, di taman nasional itu banyak. Kemudian saya pun ketiduran sambil bermimpi indah mengunjungi tempat tersebut haha.

Saya menyukai tempat-tempat indah di bumi, selama saya masih sanggup saya akan terus mengunjunginya walaupun kelihatannya mustahil untuk didatangi. Sebetulnya nggak perlu jauh-jauh, di Indonesia sendiri juga ada banyak sekali tempat indah. Tapi saya sengaja kepengen mengunjungi tempat yang jauh-jauh dulu di luar negeri selagi masih bisa. Kalo di Indonesia nanti bisa pergi sama keluarga, aheyyyy! Soalnya nggak kuat biayanya kalo jalan-jalannya jauh haha.

Ada gitu orang yang kepikiran untuk kelayapan ke Alaska, cewek-cewek pula, nggak pake ikut tour. Saat di sana saya berpikir kalo tingkat kenekatan saya udah keterlaluan. Kalo udah kepengen ngedatengin suatu tempat pasti saya akan berusaha mencari tahu dan ngedatengin beneran. Sebenarnya saya mulai senyum-senyum sendirian sambil mikir saat memutuskan akan apply visa Amerika yang katanya visa paling susah di dunia. Kemudian setelah sampai di Alaska saya cuma bisa geleng-geleng kepala, “Gilak gilak gilak mau ngapain ke Alaska?!!

Saat berada di pesawat Alaska Airlines sesaat sebelum mendarat, saya menatap ke luar jendela pesawat sambil melihat gugusan pegunungan Chugach yang terlihat dengan jelas, kemudian dalam hati nggak henti-hentinya saya mengucapkan “WOW!”

Alaska

Kanada bukan destinasi impian saya. Waktu mau ke Amerika Utara saya sempat akan mengeliminasi Kanada dari itinerary karena nggak kuat sama biayanya. Kalau mau ke Kanada saya harus mengurus visa lagi, membeli tiket pesawat lagi, nyewa mobil lagi, mbayar hostel lagi, mbayar bensin lagi. Saya udah abis-abisan ngebiayain perjalanan saya ke Alaska masih ditambah ke Kanada.

Kemudian saya mikir, kapan lagi saya bisa ke Amerika Utara sama teman dari Indonesia. Belum tentu saya ada rejeki ke sana lagi di masa mendatang. Yowes daripada nyesel karena nggak jadi berangkat, mendingan juga nggak nyesel karena jadi berangkat hehe. Nekat!? Iyahhh! Di Kanada setengah perjalanan saya cuma jalan berdua doang, karena teman jalan lainnya memisahkan diri. Tapi seru kok perjalanannya.

Peyto Lake

Sebut saja mana tempat di Alberta yang gak bagus, menurut saya semuanya bagus seperti di Lake Louise, Moraine Lake, Peyto Lake, Johnston Canyon, Patricia Lake, Maligne Lake, Vermilion Lake dan lake-lake lainnya. Selain danau, di Alberta juga banyak terdapat air terjun yang sering saya lihat di instagram, seperti Athabasca Falls dan Sunwapta Falls. Di semua tempat itu lagi-lagi saya merasa ter W-O-W! Subhanallah ada tempat bagus kayak begitu!

Selandia Baru

Selandia Baru, ini trip impian saya dahulu kala, saya ke sini 2 kali. Tempat paling kece pertama adalah ketika saya mengunjungi Lake Tekapo, saya nggak akan bosan menatap birunya danau yang dikelilingi oleh pegunungan di kejauhan. Lupin ungu seakan membuat suasana menjadi tambah berwarna. Lokasi lainnya ketika saya berkendara ke Glenorchy, pemandangannya luar biasa indah. Dari 4 sisi mobil kelihatan pemandangan yang berbeda namun tetap cantik. Kemudian masih ada tempat lain seperti Milford Sound, Fox Glacier, Mt. Cook, Lake Wakatipu, semuanya cantik.
Iceland

Islandia juga menjadi destinasi yang nggak direncanakan yang justru bikin susah move on,  dan membuat saya ter-WOW! Namun sayang saat di sana cuaca hujan dan berangin. Kecepatan angin diatas 40 kilometer perjam bikin mobil oleng, mau jalan kaki pun susah saking kencangnya angin. Dari awal mau berangkat ke Islandia perasaaan saya udah nggak enak. Pesawatnya delay lama, kemudian waktu take off bikin merinding disko (kok bisa?), dan saat di udara pun guncangannya luar biasa nakutin. Saya nyeselnya cuma satu waktu ke sana, nggak menyempatkan buat hiking di taman nasional atau trekking di glacier. Tapi secara keseluruhan perjalanan di Islandia ini termasuk perjalanan yang luar biasa menyenangkan. Pertama kalinya saya melihat bongkahan es sebesar mobil ketika saya berada di Islandia.

Sepertinya mengunjungi tempat kece sebentar itu nggak akan pernah cukup. Waktu lebih banyak dihabiskan dijalan, berkendara sejauh 3-10 jam untuk mencapai destinasi impian. Tapi karena memang lokasinya jauh, nggak ada pilihan. Lebih baik sebentar daripada tidak sama sekali, bukankah begitu. Saya penasaran pengen backpacking (hiking dan camping) di salah satu taman nasional di tempat yang gak kalah kece, tapi tapi tapi.. jauh. Oke deh, sekian dulu ceritanya saya mau tidur siang dulu. Met wiken yah 🙂

Advertisements

11 thoughts on “That Wow Feeling!”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s