Traveling

Greeting from Tehran

20161118_140307_002_01.jpg
Tehran

Flashback
Suatu hari di Jakarta saat naik taksi online
“Mas, tolong anterin saya ke Kedutaan Iran yah”
“Mau ngapain mbak ke Iran? Mau ikut perang?”
“Itu Irak kalii!”

Yakk, begitulah kesan orang-orang ketika saya mengatakan akan ke kedutaan Iran atau berangkat ke Iran. Banyak yang bilang kalo pergi ke Iran itu bahaya. Banyak yang bilang kalo saya nekat. Banyak yang bilang kalo saya sudah gila. Dan banyak juga yang menolak ketika saya ajak bergabung dalam perjalanan saya. Biasanya kalo saya ajak jalan bareng pada mau ngikut, tapi kali ini nggak ada yang mau ikut dengan sejuta alasan. Hmm baiklah saya tidak akan memaksa.

Sebenernya trip ke Iran ini gak direncanain dan hasil belanja impulsif. Iran nggak masuk dalam bucketlist saya tahun ini, tahun depan, maupun tahun depannya lagi. Saya nggak pernah kebayang pengen pergi ke Iran. Dulu waktu awal-awal Air Asia buka rute ke Tehran, saya diwhatsapp “Kak, minat ke Iran nggak?”

“Haaaaa Iran!? Mau ngapain!??? Mau perang!!!” Itulah respons saya ketika pertama kali diajak ke Iran sama Winny beberapa bulan yang lalu. Kemudian karena penasaran saya langsung ngecek website Air Asia dan betapa kagetnya ketika menemukan tiket seharga 3 juta rupiah pp, harga normal dengan full service airlines diatas 8 juta. Lhoooo kok tiket ke Tehran lebih murah daripada tiket ke Manokwari? Beli gak yahh?

Sejak dia ngebisikin tiket promo ke Tehran saya jadi nggak bisa tidur selama 3 malam. Saya selalu rajin ngecek harga tiket di website Air Asia di kantor, di rumah, di WC, di kereta, sampe saya capek sendiri. Kepikiran terus ihhh! Salahin siapa?

Karena jadwal keberangkatan saya dan Winny nggak cocok, dan karena takut keabisan tiket promo saya akhirnya beli tiket duluan. Padahal saat itu saya masih membutuhkan duit buat beli tiket pesawat ke kutub, jadi saya skip beli tiket Air Canada demi ke Iran aheyyyyyyy. Urusan sama siapa ke sana itu belakangan.

Sampai pada saat mau berangkat saya masih belum berani bilang ibu saya kalo saya mau kelayapan ke Iran. Ibu saya taunya saya mau ke luar negeri, ke negara-negara arab gitu hihi. Tapi kakak saya yang bilang ke ibu sih. Waktu mau berangkat tadi juga saya pamit sama bapak saya dan responnya adalah, “Tasnya mana?” “Ini!” Sambil nunjukin daypack hitam yang biasa dipake buat kelayapan di Jakarta. Berasa kaya mau weekend trip ke Bandung. Saya mah gitu orangnya 🙂

Kakak saya dong yang ngeri pas dulu denger saya mau ke Iran. “Ngapain lo ke Iran? Sama siapa? Udah gak usah berangkat sih! Awas lo kenapa-kenapa!” Usaha menggagalkan rencana perjalanan saya gagal, kemudian dia pun menyerah dan mengatakan, “Hati-hati, jaga diri!” Dih bikin saya baper aja.

Saya akan membuktikan kalo Iran itu negara yang cantik, aman, dan ganteng, ehhh. Perjalanan kali ini saya kasih judul perjalanan genit, karena saya mau puas-puasin liatin abang-abang di Iran yang katanya lebih cakep daripada abang-abang Turki haha. Saya bosen liat hutan mulu.

Jadi gimana gimana? Kan nggak ada yang mau ikut saya ke Iran, ya saya berangkat sendiri dong ke Iran. Tadinya saya sempet takut dan nggak semangat gitu pas mau berangkat. Bahkan saya nggak bikin itinerary perjalanan, nggak booking penginapan dan males urus semuanya.

Sampe sekarang NO FIX PLAN. Tapi tiket udah di tangan, kalo nggak jadi berangkat pan rugi. Saya nggak nyesel jadi beli tiket ke Iran. Pada saat posting ini saya sedang dalam perjalanan ke Tehran. Baru nunggu di gate aura orang cakep udah berasa, astagah. Dan pas mau berangkat saya sepertinya saltum cuma pake kaos pendek dan celana trening ke negara mereka, mana hijab! 😂

Doakan perjalanan saya lancar ya. Bismillah. Ayo siapa yang mau nyusul saya?

Advertisements

27 thoughts on “Greeting from Tehran”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s