Traveling

Biaya Liburan di Iran

20161118_210808.jpg
Iranian Riyal

Ah, terbit juga postingan ini. Yang bosen silahkan tutup tabnya haha! Saya sih belom bosen nulis cerita perjalanan tentang Iran. Jadi sekarang saya mau cerita biaya yang saya habiskan selama ke Iran hehe.

Mungkin diantara kalian ada yang bertanya-tanya Β berapa biaya yang saya habiskan untuk kelayapan di Iran beberapa waktu lalu. Berhubung perjalanan ini saya lakukan dalam waktu yang singkat, maka biayanya pun nggak sebanyak biaya perjalanan ke Alaska karena saya udah nggak sanggup jalan-jalan mahal lagi. Saya ke Iran pun karena terpaksa karena sudah terlanjur beli tiket promo, dasarrr impulsifff! Tapi ternyata ke sana itu seruu!

Saya nggak ngitung-ngitung biaya pengeluaran selama di sana, makanya kalo ditanya berapa biaya sekali makan, biaya naik metro, ongkos naik angkot, ongkos masup objek wisata, ongkos taksi, ongkos bus, ongkos beli oleh-oleh, eh nggak ada deng saya nggak belanja selama di sana, nggak tau ngabisin biaya berapa. Lah pas transaksi bukan saya yang ngasihin uangnya ke penjual atau sopir angkot. Beneran saya buta mata uang riyal, 0-nya banyak banget. Pecahan uang kertas paling gede 1 juta riyal, duitnya juga lebar hihi.

20161118_171050.jpg
Makanan di Iran

Dan lagi karena saya nggak menginap di hostel, hotel, motel atau losmen, maka saya nggak tau rekomendasi penginapan di Iran. Please jangan marah sama saya kalo nanya hotel ke saya, tapi jawabannya nggak tau. Karena emang saya nggak tau huhu. Untungnya waktu di Iran saya sering dipungut orang sana makanya bisa nginep gratis sekaligus berinteraksi dengan orang lokal.

Mata uang yang digunakan di Iran adalah Riyal Iran, tapi penyebutannya toman (0-nya dikurangin satu). Jadi kalo ada yang bilang harga masup objek wisata sebesar 20.000 toman maka kamu harus menyerahkan uang ke petugas loket sebesar 200.000 riyal. Kalo kamu naik taksi dan disuruh bayar sebesar 60.000 toman maka kamu harus membayar sebesar 600.000 riyal. Bukan 160.000 riyal, kayak saya dulu salah ngasih duit. 60.000 toman ini adalah ongkos saya waktu naik taksi dari terminal bus bagian selatan kota Tehran (South Terminal) ke Imam Khomeini International Airport. Ingat baik-baik ya, nama mata uangnya Iranian Riyal, penyebutannya Toman, besok keluar di ujian lho.

Saya nggak banyak ngedatengin tempat wisata di Iran, di Tehran cuma ke Sa’dabad Complex sama Darban doang, itu juga udah makan waktu seharian. Di Isfahan saya cuma ke Naqs-e Jahan Square sama Vank Cathedral doang, itu juga udah kejar-kejaran waktu ke propinsi berikutnya. Di hari terakhir saya ke mana? ke rumah orang. Sebenernya saya jauh-jauh ke Iran bukan cuma buat numpang makan di rumah orang. Tapi karena udah diajak ya saya mah nggak nolak, kapan lagi diajak kelayapan sama abang ganteng sampe ke kota yangΒ 450 kilometer lagi sampe ke perbatasan Irak, masih jauh deng haha *maksa

Di sana saya pengen mblasuk ke pasar dan jajan cemilan, tapi karena waktunya sempit jarang ke pasar (bazaar), waktunya lebih banyak abis di jalan. Padahal kan saya pengen jajan buah-buahan sama ciki haha. Lain kali kalo ke sana pengen tinggal lebih lama supaya puas explore Iran sampe ke pelosok, apalagi kalo ada yang nemenin pasti betah di sana #eaaaa πŸ˜€

20161119_090050
Kompleks apartemen

Berapa biaya tiket pesawat? Nah kalo ini tergantung kamu mau naik airlines apa, kalo saya sih tentu naik pesawat yang harga tiketnya bersahabat. Semahal-mahalnya tiket Air Asia tetap masih lebih murah daripada full service airlines ke Iran. Eh tapi liat dulu deng dapet tiket AA berapa, kalo tiketnya 8 juta mah sama aja mahal mending naik full service airlines. Saya dapet tiket pesawat Air Asia seharga sekitar 3,3 juta dari Tangerang ke Tehran. Belinya terpisah CGK-KUL, KUL-IKA. Nah pas berangkat ke Kuala Lumpur pesawat saya dicancel, sehingga saya harus mengganti jam keberangkatan. Kemudian pesawat yang saya pilih delay selama 2 jam. Makanya kalo mau transit harus beli tiket yang jam keberangkatannya nggak mepet untuk mengantisipasi keterlambatan seperti ini.

Bagaimana dengan biaya visa? Untuk VKSK (Visa Kunjungan Saat Kedatangan ) atau VoA (Visa on Arrival) yang diurus di Imam Khomeini Airport saya nggak tau berapa biayanya dan bagaimana proses pengurusannya Seumur-umur saya belom pernah apply VoA hehe. Dulu saya apply visa di Kedutaan Besara Republik Islam Iran di Jakarta, prosesnya makan waktu sekitar seminggu. Artikel mengenai pengalaman mengurus visa Iran saya posting di sini.

Kalo ditanya berapa biaya kelayapan ke Iran kemaren, maka saya langsung akan menjawabnya, segini! Segini mana!? Ini lhooo rincian biaya perjalanan saya selama 5 hari (2 hari di jalan, 3 hari di Iran):

Tiket pp CGK-KUL IDR 1.070.000
Tiket pp KUL-IKA MYR 660,32
Visa EUR 20
Taksi dari erpot ke rumah orang USD 35 (mahal banget!)
Biaya hidup selama 3 hari USD 88

Berapa jumlahnya? Itung sendiri yaaaa :-p

*karena kuota foto di wordpress saya abis maka fotonya pake stok yang ada

Advertisements

31 thoughts on “Biaya Liburan di Iran”

  1. susah juga yaaa kalo nolnya dikurangin satu gitu, kenapa begitu sih?
    kalo mau bayar-bayar jadi kudu mikir dulu…palagi kalo pas depan kasir….trus kasirnya ganteng x)))))

  2. Hmmm, katanya Iran ini akan menjadi tempat wisata yg heits tahun 2017 karena akan ada penerbangan langsung dari Jakarta… Aku nemuin tulisan ini jadi terbantu banget, soalnya lagi milah milih mau jalan2 ke mana πŸ˜€

  3. Lumayan banyak juga ya habisnya, cuma 3 hari. Habisnya kira kira 5-6 jutaan ya. Belum masuk oleh oleh #hahaha padahal nginep sudah dapat gratisan ya #duh,mikirlagi #kantongcekak #kuatkanikatpinggang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s