Traveling

Berlayar di Kenai Fjords Alaska

 

20160916_112151
Seward Small Boat Harbour

Jalan-jalan ke Alaska belum puas kalau belum merasakan berlayar dengan menggunakan kapal (yaiyalah, masak getek) mengarungi fjord sambil melihat bongkahan es raksasa di lautan. Biasanya orang-orang lebih memilih ke Alaska dengan mengambil paket berlayar dengan menggunakan kapal pesiar yang sangat besar dan mewah yang bisa ditempuh dari Vancouver atau Seattle. Ada banyak operator untuk Alaskan Cruise Ship ini. Kok saya tau? Iya dulu kan saya rajin gugling haha. Saya bukan mau cerita tentang tips memilih kapal pesiar ke Alaska. Saya nggak naik kapal pesiar beneran, mahaaaaal!

Kenai Fjords National Park adalah taman nasional di Amerika yang didirikan pada tahun 1980. Taman nasional ini luasnya 669.984 hektar (kalo gak salah). Salah satu glacier terbesar di sini adalah Harding Icefield. Setidaknya terdapat 38 glaciers tersebar di taman nasional ini. Salah satu yang saya inget Bear Glacier, ini ada di lautan. Sedangkan glacier yang sempat saya datangi dan bisa diakses melalui jalur darat yaitu Exit Glacier.

Sebelum ke Alaska saya melakukan riset kecil-kecilan untuk menentukan mau ke Kanada dulu atau Alaska dulu. Karena pertimbangan operator cruise di Kenai Fjords yang cuma buka sampai pertengahan september, dan tour glacier hiking yang cuma ada di awal-awal september, maka saya memutuskan ke Alaska dulu, baru kemudian ke Kanada.

Oh iya, pemilihan lokasi mau ke mana dan kapan sepenuhnya wewenang saya, teman jalan tinggal ngekor, eh nyupir haha. Kami ke Alaska ber-3 saja. Seward adalah pintu masuk menuju Kenai Fjords. Kami berangkat ke Seward dari Fairbanks berkendara selama seharian penuh. Pemandangan dari Anchorage ke Seward ini menurut saya yang paling keren, cuaca yang mendung, gelap, lautan, gunung, terkesan mistis dan dingin. Pikiran saya udah sampai ke alam fantasi, ngebayangin ada monster keluar dari laut yang gelap hiiy.

Kami sampai di Marina Motel di Seward jam 12an malam dan langsung beristirahat.Β  Paginya kami langsung berangkat ke pelabuhan yang ternyata jaraknya cuma 10 menit jalan kaki. Hujan rintik yang awet, ditambah hembusan angin laut membuat hati telapak tangan saya kedinginan. Alaska dinginnya nggak bohong. Demi apa saya mendatangi lokasi yang pernah saya lihat di tv di program Ex-treme Fi-shing. 3 cewek kurang kerjaan kelayapan sampe ke Alaska dengan modal nekat.Β  Saya semangat banget untuk cruise selama 6 jam nonstop di hari itu. Cuaca yang mendung, hujan yang membasahi langit Alaska tidak menghalangi semangat kami. Udah bayar mahal-mahal rugi atuh kalo nggak dateng.

Kami langsung registrasi dengan menunjukan bookingan pembelian tiket melalui internet, kemudian kami diberikan kartu untuk masuk ke dalam kapal. Kapal yang saya tumpangi di sini tidak sebesar kapal yang saya tumpangi ketika berlayar di Milford Sound Selandia Baru. Di sini saya baru melihat peradaban, wow banyak turis. Selama di Alaska saya jarang ketemu turis, tapi di kapal banyak turis dari India, Cina, Jepang dan negara lain. Saya nggak nemu orang Indonesia lainnya selain kami bertiga 😦

 

Sebelum berlayar kru kapal memberikan peragaan keselamatan seperti layaknya di pesawat terbang. Para kru dengan ramah memeragakan bagaimana cara menggunakan pelampung apabila terjadi hal darurat. Amit-amit jangan sampe, lautnya dingin banget bisa-bisa mati beku. Suhu di bulan September belum begitu dingin, tapi karena hujan dan di tengah lautan, anginnya nggak santai.

Kapten kapal memberikan informasi-informasi penting sepanjang pelayaran. “Di sebelah kiri kita ada berang-berang! Di sebelah kanan kita ada bungung kondor. Di pojokan dekat air terjun ada anjing laut. Di depan kita di kejauhan sana tampak ikan paus yang sedang jumpalitan.” Kemudian semua penumpang pun keluar untuk melihat ikan paus tersebut, termasuk saya. Kapal kalah cepat ngejar ikan pausnya jadi cuma keliatan dari jauh aja ekornya. Walaupun cuma liat ekornya, saya udah bahagia kok ❀

Kami dapet jatah makan siang berupa semacam sandwich dan potato chip (chiki). Oh iya, dapet snack juga semacam biskuit atau choco chip anget-anget renyah. Nggak nendang sih, saya maunya makan soto mie panas di kapal, ya ampun enak buanget. Kalo saya jualan soto mie di Alaska laku nggak?

Yang bikin saya paling semangat adalah ketika melihat glacier terbesar yang saya lupa namanya, kemudian bongkahan es tersebar di sekeliling kapal seperti yang ada di film Titanic. Saking excitednya saya langsung keluar kapal yang saat itu sedang berlayar dengan kecepatan tinggi, saya nekat jalan terus ke arah depan kapal sambil melawan kejamnya angin laut Alaska sampe muka merah, mata perih berair dan idung ingusan, muka saya pedes bagaikan ditabok bolak-balik, sakiiiiit!!!

20160916_141758
Glacier lupa namanya

Ketika mendekati glacier saya langsung tersenyum penuh kemenangan, yay akhirnya kesampean juga liat es (lagi). Yang nyebelin adalah ketika saya mau ngerekam, ada turis cina yang berisiiiiiiiiiik banget. Aduh ganggu banget, ceburin nih. Turis lain adem ayem aja, nggak norak dan berisik. Saya tahu semua ingin melihat glacier dan bongkahan es segede gaban, tapi nggak pake berisik kali.

Saya keasikan foto-foto sampai jari tangan saya mati rasa. Saking nggak kuat dingin akhirnya saya masuk ke dalam, sementara kapal berputar-putar entah ke mana. Saya berusaha untuk mencari kehangatan, tapi kemudian datanglah panggilan alam, saya kebelet pipis. Toiletnya kan ada di luar pintunya, waktu saya masuk ke dalam toilet belum ada pemandangan wow di luar kapal. Kemudian saya masuk toilet dan muncul masalah baru. Saking bekunya tangan saya nggak bisa buka seleting jeans. Saya sampe pengen nangis karena nahan pipis. Saya frustasi di dalam toilet.

Setelah sukses berjuang di toilet akhirnya saya keluar dengan perasaan lega. Waktu saya keluar toilet saya kaget liat pemandangan yang lebih dingin, bongkahan esnya lebih banyaaaaak, woowwww. Kalo tangan saya bisa menggapai permukaan air laut mungkin saya akan mengambil es tersebut dan langsung ambil gelas nyeduh teh, jadi deh es teh tawar. Ehh tapi tadi pipisnya ngalir ke mana yaaa, nggak jadi deh.

Saat berlayar banyak penumpang kapal yang tumbang alias mabuk laut. Kami salah memilih tempat duduk di kapal, duduknya dekat tempat istimewa, tempat khusus buat orang-orang yang mabok laut. Ngeliat mereka saya jadi ikutan mual, nggak sampai muntah sih. Saya baru berasa pusing waktu udah sampe motel, kepala saya muter-muter kaya lagi ada di kapal yang lagi terombang-ambing dalam badai di tengah lautan, hoekk.

6 jam ini berasa lamaaaaaa banget. Di dalam kapal juga berasa dingin, di luar apalagi. Lama-lama saya bosan juga liat glacier di laut, dasar manusya. Karena kelelahan saya berusaha untuk tidur tapi nggak bisa. Saya menghabiskan waktu dengan mengamati orang-orang di dalam kapal. Saya kebagian tempat duduk dengan 2 teman jalan dan seorang bapak tua. Saya iseng pengen kepoin dia ngajak ngobrol tapi kok sungkan yak. Si bapaknya diem aja sih, asik sendiri. Mana tau dia punya anak atau cucu lucu yang lucu seumuran saya.

20160916_115627
Tetangga depan

Sekitar jam setengah enam kapal kembali ke dermaga setelah 6 jam berlayar ditemani cuaca mendung, gelap, gerimis, hujan. Walaupun suasana tampak melow namun secara keseluruhan menyenangkan dan menjadi perjalanan saya yang tak terlupakan. Petualangan kami di Alaska ditutup dengan cruise di Kenai Fjord National Park, kemudian keesokan harinya kami kembali melihat glacier lainnya yaitu Exit Glacier sambil melanjutkan perjalanan pulang menuju Ted Steven Anchorage International Airport.

Advertisements

4 thoughts on “Berlayar di Kenai Fjords Alaska”

  1. Duh Bijo, turis dari ‘negara yang itu’ mah jangan ditanya. Dimana-mana emang berisik πŸ˜€

    Btw, aku ngebayanginnya pemandangan selama perjalanan bermobil itu pasti keren banget. Kalau aku ikutan kaya gitu, pasti banyak berhentinya buat motret-motret.

    Seru deh ceritamu πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s